Aksi Damai di Kantor Gubernur: Warga Dukung Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Gizi dan UMKM
ADMIN VOX MERDEKA
30 Juni 2026, 14:09 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 07:00 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA – Ratusan warga yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Kalimantan Tengah menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (30/6/2026), untuk menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Aksi berlangsung tertib dan diakhiri dengan dialog antara perwakilan massa bersama Gubernur Kalimantan Tengah. Koordinator aksi menyampaikan bahwa masyarakat mendukung penuh program tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain membantu meningkatkan pemenuhan gizi, Program MBG juga dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian daerah melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penyedia bahan pangan maupun jasa pendukung.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Dalam dialog tersebut, perwakilan massa menyerahkan delapan poin aspirasi. Salah satu poin utama ialah dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program strategis nasional.
Massa juga meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dengan memperkuat payung hukum agar implementasinya semakin efektif dan berkelanjutan.
Selain itu, peserta aksi mendorong pemerintah untuk menindak tegas pihak-pihak yang dinilai menghambat maupun merusak citra Program MBG sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Mereka menilai kepastian hukum diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Menurut massa, Program Makan Bergizi Gratis telah memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Baca Juga
280 Hari Karhutla di Kalteng, 5.761 Kejadian Tercatat hingga Awal Oktober
Selain memperluas akses terhadap makanan bergizi, program tersebut juga membuka peluang usaha bagi UMKM lokal sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan menggerakkan ekonomi daerah.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah menyatakan menerima seluruh masukan yang disampaikan peserta aksi. Aspirasi itu akan diteruskan kepada pemerintah pusat sesuai kewenangan yang dimiliki.
Seluruh rangkaian aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengawalan aparat keamanan hingga kegiatan selesai. (***)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
3.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Kalimantan Tengah
280 Hari Karhutla di Kalteng, 5.761 Kejadian Tercatat hingga Awal Oktober
Palangka Raya
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Palangka Raya
Virdian Aurellio Bersama Pemuda Kalteng Desak Pemerintah Hadir 30 Hari Tangani Karhutla
Nasional