DPRD Palangka Raya minta warga tak kibarkan bendera One Piece
ADMIN VOX MERDEKA
05 Agustus 2025, 05:21 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 05:07 WIB
PALANGKA RAYA - Anggota Komisi III DRPD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Arif M Norkim mengajak sekaligus meminta kepada warga setempat, agar tidak mengibarkan bendera bajak laut dari serial anime One Piece dalam menyambut peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
"Meski fenomena ini belum ditemukan di daerah kita, namun saya mengingatkan tindakan pengibaran bendera bajak laut tersebut dapat mengganggu sakralnya peringatan hari kemerdekaan," katanya di Palangka Raya, Selasa.
Dia mengungkapkan, pengibaran bendera bajak laut itu diharapkan jangan sampai membuat jiwa nasionalis masyarakat menjadi tercoreng. Hal ini disebabkan, Bendera Merah Putih sudah melekat pada kita, sehingga tidak layak jika disandingkan pengibarannya dengan bendera lain.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
"Bendera Merah Putih ini kan simbol negara, simbol kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pahlawan terdahulu. Harus kita junjung tinggi," ucapnya.
Arif mengakui ada kemungkinan gerakan yang tidak baik di balik pengibaran bendera One Piece, sehingga hal-hal seperti ini harus diwaspadai. Apabila kejadian tersebut ditemukan di wilayah Kota Palangka Raya, pihak terkait dalam hal ini aparat penegak hukum diharapkan bergerak cepat melakukan penindakan.
"Inikan banyak gambar-gambar dan video postingan di Instagram dan TikTok, yang mengkritik soal negara dengan cara mengibarkan bendera selain Merah Putih. Hal seperti inikan harus diselidiki, apa maksud dan tujuannya," ujarnya.
Baca Juga
DPRD Palangka Raya Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem, Patuhi Peringatan BMKG
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebutkan, sebuah aspirasi hingga kritik yang disampaikan kepada pemerintah adalah merupakan hal yang wajar. Hanya saja, ia menilai kritik tersebut harus disampaikan dalam batas kewajaran, tanpa harus mengganggu nasionalisme.
"Kritik boleh tapi jangan kebablasan, kan aspirasi dan kritik itu ada wadahnya. Jangan sampai kebebasan itu disalah artikan, sehingga merusak nilai-nilai nasionalisme kita," demikian Arif. (R2)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
3.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
DPRD Kota Palangka Raya
DPRD Palangka Raya Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem, Patuhi Peringatan BMKG
DPRD Kota Palangka Raya
Perkuat Keuangan Daerah, Fraksi Demokrat Dorong Inovasi Pajak dan Retribusi di Palangka Raya
DPRD Kota Palangka Raya
Seluruh Fraksi DPRD Palangka Raya Sepakati Lanjutkan Pembahasan Nota Keuangan APBD 2026
DPRD Kota Palangka Raya