Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran memberi makan rusa yang ada di Nyaru Menteng
ADMIN VOX MERDEKA
07 Januari 2025, 02:27 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 05:06 WIB
PALANGKA RAYA - Gubernur KaltengH Sugianto Sabran tinjau ekowisata Nyaru Menteng Palangka Raya, Sabtu (4/1/2025). Gubernur mengatakan ekowisata Nyaru Menteng merupakan salah satu destinasi wisata yang sering dikunjungi oleh masyarakat Kalteng, khususnya masyarakat Kota Palangka Raya. "Selain kita bisa melihat pemandangan alam di Nyaru Menteng ini, kita juga bisa melihat binatang lainnya seperti monyet dan rusa," ujarnya.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Menurutnya, ekowisata Nyaru Menteng ini layak menjadi destinasi wisata di kancah nasional. "Ini akan kita benahi, mungkin dalam waktu tiga tahun ke depan, Nyaru Menteng Kota Palangka Raya menjadi tempat destinasi wisata baru di Indonesia," imbuhnya.
Gubernur juga sudah mengajukan ke Pemerintah Pusat terkait infrastruktur jalan dari Palangka Raya menuju Tangkiling. Sementara itu Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Prov Kalteng M Katma F Dirun mengungkapkan keragaman sumber daya hayati yang ada di Nyaru Menteng ini sangat luar biasa. "Begitupun dengan sumber daya hewaninya, ada kera, monyet, dan lain-lain, sehingga bisa membantu wisata edukasi bagi para pelajar-pelajar kita," tukasnya.
Baca Juga
Dies Natalis UPR, Gubernur Kalteng Ingatkan Mahasiswa: Disiplin Belajar dan Jauhi Narkoba!
Usai meninjau Nyaru Menteng, Gubernur juga berkesempatan berkunjung ke Smart Green House KM 38 Palangka Raya. Sumber: MMC KALTENG
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
3.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Olahraga & Pendidikan
Dies Natalis UPR, Gubernur Kalteng Ingatkan Mahasiswa: Disiplin Belajar dan Jauhi Narkoba!
Palangka Raya
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Palangka Raya
Kabut Asap Tekan Jarak Pandang Bandara Tjilik Riwut hingga 200 Meter, Penerbangan Tetap Normal
Pemko Palangka Raya