Kemendiktisaintek Pastikan KIP Kuliah Aman, Tak Dipangkas Efek Efisiensi Anggaran
ADMIN VOX MERDEKA
13 Februari 2025, 13:35 WIB · Diperbarui 06 Oktober 2026 17:38 WIB
PALANGKA RAYA - Efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintahan Prabowo Subianto rupanya berpotensi memberikan dampak pada Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa.
Menurut Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro kebijakan efisiensi anggaran ini berpontensi menyebabkan kenaikan uang kuliah atau UKT di perguruan tinggi.
Melansir tayangan YouTube Kompas TV, dalam Rapat Dengar Kerja dengan Komisi X DPR RI pada Rabu 12 Februari 2025, Kemendiktisainter diminta untuk melakukan efisiensi anggaran.
Dari pagu awal yang sebesar Rp56,607 triliun menjadi hanya sebesar Rp14,3 triliun. Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri atau BOPTN adalah salah satu pos anggaran yang terdampak efisiensi anggaran.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Dari pagu awal sebesar Rp6,018 triliun, BOPTN dipotong 50 persen oleh Direktorat Jenderal Anggaran (DJA). Imbasnya, pemotongan ini berisiko meningkatkan adanya kenaikan uang kuliah atau UKT karena beban keuangan perguruan tinggi yang kian bertambanh. "Kalau BOPTN ini dipotong separuh, ada kemungkinan perguruan tinggi harus menaikkan uang kuliah," kata Satryo.
Untuk menghindari kemungkinan ini, pihak Kemendiktisaintek kini tengah mengusulkan agar BOPTN kembali ke pagu awal. Tidak hanya itu, Kemendiktisaintek juga turut mengusulkan agar pemotongan efisiensi anggaran hanya sebesar Rp 6,78 triliun.
Baca Juga
Tuding Lakukan Penghasutan, Aliansi Mahasiswa Nusantara Resmi Polisikan Saiful Mujani
Sebab, anggaran tersebut bisa digunakan untuk mempertahankan sejumlah program prioritas. "Kami menyisir anggaran antara pagu awal, efisiensi yang diminta, serta usulan kami untuk mempertahankan kinerja kementerian," pungkas Mendiktisaintek.
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
4.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Nasional
Tuding Lakukan Penghasutan, Aliansi Mahasiswa Nusantara Resmi Polisikan Saiful Mujani
Dilantik Sekjen Kemendiktisaintek Sebagai Rektor UPR 2026-2030, Prof Bhayu Rhama Tekankan Kampus sebagai Rumah Bersama
Nasional
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan, Total 31 Mitra
Nasional