Langkah Strategis Digitalisasi IKM, Ciptakan Produktifitas Industri di Kalteng
ADMIN VOX MERDEKA
22 Januari 2025, 13:23 WIB · Diperbarui 03 Oktober 2026 18:23 WIB
PALANGKA RAYA - Langkah strategis yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah dinilai tepat untuk memperkuat sektor Industri Kecil Menengah (IKM) di daerah Kalteng.
Ketua Umum PP Sabran Mania, Bayu Prima mengatakan gagasan ini sangat tepat, karena program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan, sehingga berkat inovasi dari sosok Kadis Muda Rangga Lesmana, pengembangan IKM merupakan salah satu prioritas utama yang dilakukannya. “Saya kira gagasan digitalisasi pelayanan publik di sektor perindustrian dan perdagangan perlu untuk kita dorong.
Karena kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menciptakan ekosistem yang mendukung keberlangsungan IKM,” ujar Bayu, Rabu (22/1).
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Bayu juga berharap kedepan Dinas Perdagangan dan Perindustrian punya platform yang membantu masyarakat berupa modul yang dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mulai dari produksi sampai pemasaran produk. “Selain tujuannya untuk membantu peningkatan ekonomi di Kalimantan Tengah, juga menciptakan IKM berkualitas sehingga produk-produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar,” jelasnya.
Menurut Bayu, permasalahan yang sering di hadapi oleh para pelaku usaha adalah pemasaran Produk dan Pemerintah Provinsi sudah menjawab permasalahan tersebut dengan upaya Digitalisasi. “Dan hal ini sudah baik dilakukan oleh Disdagperin dengan aktif memfasilitasi pelaku IKM dalam mengikuti pameran dagang, baik di dalam maupun luar daerah,” imbuhnya.
Hal tersebut kata Bayu bertujuan untuk memperluas jaringan pasar sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulan Kalimantan Tengah kepada khalayak yang lebih luas. “Karena sesuai dengan komitmen Pak Kadis Rangga Lesmana, digitalisasi IKM ini untuk peningkatan kualitas produk, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku IKM,” tuturnya.
Baca Juga
Bulog Kalteng Targetkan Salurkan 8.469 Ton Beras SPHP di 2026, Harga Tetap Terjangkau!
Kita semua bersama Disdagperin optimis melalui kolaborasi kerja sama yang solid, sektor IKM di Kalimantan Tengah dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah. “Mari kita awasi dan dukung komitmen bersama, menjadikan IKM yang ada di Kalteng sebagai tulang punggung ekonomi yang kokoh di masa depan,” tutup Bayu. (R1)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
4.3 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Ekonomi & Bisnis
Bulog Kalteng Targetkan Salurkan 8.469 Ton Beras SPHP di 2026, Harga Tetap Terjangkau!
Kalimantan Tengah
280 Hari Karhutla di Kalteng, 5.761 Kejadian Tercatat hingga Awal Oktober
Palangka Raya
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Palangka Raya