Vox Merdeka
Terbaru
Nasional

Siap-siap! Imbas Efisiensi Anggaran Kemendiktisantek, Uang Kuliah Terancam Naik

ADMIN VOX MERDEKA

ADMIN VOX MERDEKA

13 Februari 2025, 13:31 WIB · Diperbarui 08 Oktober 2026 19:05 WIB

90 dibaca 4.3
Siap-siap! Imbas Efisiensi Anggaran Kemendiktisantek, Uang Kuliah Terancam Naik

PALANGKA RAYA - Beredar kabar soal Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah hingga Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dipangkas lantaran terdampak efisiensi anggaran.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti-Saintek) memastikan anggaran beasiswa dipastikan aman. Adapun kabar soal dampak efisiensi anggaran terhadap beasiswa ini viral di media sosial.

Dalam salah satu unggahan, dinarasikan bahwa KIP Kuliah, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), serta Beasiswa ADIK ikut dipangkas karena efisiensi anggaran.

Sekjen Kemendikti-Saintek, Togar M Simatupang, membantah kabar tersebut. Pihaknya memastikan beasiswa tidak termasuk dalam objek program efisiensi. "Belanja sosial, terutama beasiswa, tidak menjadi objek program efisiensi," kata Togar kepada wartawan, Kamis (13/2/2025).

PASANG IKLAN DI VOX MERDEKA

Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia

HUBUNGI KAMI

Dia memastikan anggaran beasiswa tetap aman. Ia pun lega dengan hal ini. "Iya (dipastikan aman) itu kelegaan...," lanjutnya. Efisiensi Anggaran Kemendikti-Saintek Sebelumnya, Mendikti-Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro, mengatakan efisiensi anggaran kementeriannya dari Dirjen Keuangan mencapai Rp 14,3 triliun.

Adapun pagu anggaran Kemendikti-Saintek Rp 56,6 triliun. Satryo menyebut adanya efisiensi pada bantuan operasional perguruan tinggi negeri (BOPTN), yang semula pagunya Rp 6,01 triliun diefisiensi hingga 50 persen.

Ia pun mengusulkan anggaran itu untuk dikembalikan. "Selain itu, ada bantuan lembaga dengan unggulan rupiah murni, ada BOPTN, pagunya Rp 6,018 triliun, itu dikenakan efisiensi dan anggaran 50 persen.

Baca Juga

Dilantik Sekjen Kemendiktisaintek Sebagai Rektor UPR 2026-2030, Prof Bhayu Rhama Tekankan Kampus sebagai Rumah Bersama

Kami usulkan kembali supaya posisinya kembali kepada pagu awal, yaitu Rp 6,018 triliun," ujar Satryo di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2025).

Tag: #Pendidikan Tinggi #Efisiensi #Uang Kuliah #Kemendiktisaintek
Tanya VOX AI

Punya pertanyaan tentang berita ini?

Contoh pertanyaan:

Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?

4.3 / 5 dari 3 rating

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Terkait