Teken Aturan, Prabowo Resmi Luncurkan Danantara Akan Kelola Aset Rp14.715 Triliun
ADMIN VOX MERDEKA
24 Februari 2025, 15:23 WIB · Diperbarui 01 Oktober 2026 19:34 WIB
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meluncurkan aturan baru terkait pendirian Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara alias BPI Danantara.
Hal ini selaras dengan peresmian badan tersebut pada hari ini, Senin (24/2/2025). Ada tiga aturan yang ditandatangani Prabowo pada hari ini.
Pertama yakni Undang-Undang (UU) Nomor 1 tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas UU 19 tahun 2003 tentang BUMN. "Pada hari ini senin 24 Februari 2025 saya presiden Republik Indonesia menandatangani UU nomor 1 tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas uu 19 tahun 2003 tentang BUMN," kata Prabowo, disiarkan melalui Youtube Sekretariat Presiden.
Kedua, Peraturan Pemerintah nomor 10 tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara. Ketiga, Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 30 tahun 2025 tentang Pengangkatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia. "Selanjutnya saya menandatangani Keppres Nomor 30 tahun 2025 tentang Pengangkatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia," ujarnya.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Melalui Danantara, untuk pertama kalinya pengelolaan BUMN di Indonesia akan diurus dalam satu holding perusahaan besar. Dividen BUMN sebagai salah satu kekayaan negara akan dikelola Danantara untuk memajukan Indonesia.
Peluncuran Danantara menandai era baru dalam transformasi pengelolaan investasi strategis oleh negara di Indonesia. Danantara juga dinilai menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita, yakni visi besar untuk membawa perekonomian Indonesia ke level yang lebih tinggi melalui investasi berkelanjutan dan inklusif.
Prabowo sebelumnya pernah menyatakan Danantara akan menjadi lembaga pengelola modal besar di Indonesia. Badan investasi ini diharapkan operasionalnya bakal mirip seperti holding Temasek dari Singapura.
Baca Juga
Daftar Lengkap 18 Pejabat yang Dilantik Prabowo dalam Reshuffle Kabinet
Danantara nantinya akan mengelola aset US$ 900 miliar atau sekitar Rp 14.715 triliun (kurs Rp 16.350). Danantara akan mengelola modal yang ada di BUMN ke dalam proyek-proyek yang berkelanjutan dan berdampak tinggi bagi masyarakat.
Menurutnya, proyek-proyek ini dapat membantu Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8%. Ini merupakan target besar yang digaungkan Prabowo sejak kampanye.
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
5.0 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Nasional
Daftar Lengkap 18 Pejabat yang Dilantik Prabowo dalam Reshuffle Kabinet
Nasional
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan, Total 31 Mitra
Nasional
Prabowo Resmikan 6 Kodam dan 198 Satuan Baru TNI
Nasional