Aliansi Gerakan Pemuda Melawan Korporasi Siapkan Aksi Jilid III, Desak APH Tindak Tegas Korporasi di Kalteng
ADMIN VOX MERDEKA
15 September 2026, 22:59 WIB · Diperbarui 08 Oktober 2026 08:07 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA — Aliansi Gerakan Pemuda Melawan Korporasi menegaskan akan melanjutkan aksi protes terhadap dugaan pelanggaran korporasi perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah.
Setelah sebelumnya menggelar aksi di Kantor Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalteng dan Kantor ATR/BPN, massa berencana kembali turun ke jalan melalui aksi jilid III pada pekan depan.
Aksi lanjutan tersebut akan menyasar sejumlah instansi pemerintah yang dinilai memiliki kewenangan dalam persoalan agraria dan lingkungan hidup.
Aliansi menyebut rangkaian aksi tersebut sebagai bentuk desakan agar pemerintah tidak tinggal diam terhadap persoalan kerusakan lingkungan, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), serta dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan korporasi perkebunan di Kalteng.
Dalam pernyataannya, aliansi menuntut adanya audit menyeluruh terhadap perusahaan perkebunan yang dinilai tidak memenuhi kewajibannya.
Audit juga didorong untuk menelusuri dugaan keterlibatan korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan yang berdampak terhadap munculnya kabut asap di sejumlah wilayah. “Kita melihat perusahaan perkebunan kelapa sawit semakin ugal-ugalan membuat parahnya krisis ekologis di Kalimantan Tengah,” demikian pernyataan aliansi.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Selain audit, massa mendesak instansi pemerintah bersama Aparat Penegak Hukum (APH) menggelar forum dan memanggil seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kalteng.
Langkah tersebut dinilai penting untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan terhadap kelestarian lingkungan sekaligus dampak yang dirasakan masyarakat.
Desak APH Transparan dan Tegas
Puncak rangkaian aksi, menurut aliansi, akan diarahkan ke kantor APH di Kalimantan Tengah.Massa berencana mendesak kepolisian dan penegak hukum lainnya agar menjalankan proses penegakan hukum secara transparan terhadap korporasi yang diduga terlibat dalam tindak pidana kehutanan, Karhutla, maupun persoalan agraria.
Aliansi meminta aparat tidak berhenti pada langkah administratif maupun koordinasi semata. Mereka menginginkan adanya tindakan hukum yang tegas apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan pihak yang terbukti bertanggung jawab.
Desakan tersebut disebut sebagai titik akhir sekaligus penutup dari rangkaian aksi yang akan dilakukan aliansi. Aliansi menyatakan gerakan tersebut merupakan akumulasi kekecewaan terhadap kondisi lingkungan di Kalimantan Tengah yang dinilai semakin memprihatinkan.
Baca Juga
Empat Tuntutan Aliansi Masyarakat Resah ke Pertamina soal Krisis BBM Kalteng
Seruan “Kalteng Dibakar, Korporasi Berjudi!” menjadi salah satu pesan yang mereka gaungkan dalam aksi tersebut. Menurut aliansi, persoalan lingkungan dan agraria di Kalteng membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk pemerintah, aparat penegak hukum, perusahaan, serta masyarakat sipil.
Karena itu, melalui pernyataan tersebut, Aliansi Gerakan Pemuda Melawan Korporasi juga menyerukan kepada seluruh elemen pemuda dan masyarakat sipil yang memiliki perhatian terhadap isu keadilan agraria dan kelestarian lingkungan untuk tetap solid.
Mereka mengajak seluruh elemen tersebut merapatkan barisan dalam mengawal aksi lanjutan yang direncanakan berlangsung pada pekan depan. Aksi jilid III tersebut diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memberikan respons konkret terhadap berbagai persoalan yang disoroti massa, terutama terkait dugaan pelanggaran korporasi, kerusakan lingkungan, Karhutla, dan persoalan agraria di Kalimantan Tengah. (RR)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
4.5 / 5 dari 4 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Palangka Raya
Empat Tuntutan Aliansi Masyarakat Resah ke Pertamina soal Krisis BBM Kalteng
Kalimantan Tengah
280 Hari Karhutla di Kalteng, 5.761 Kejadian Tercatat hingga Awal Oktober
Kalimantan Tengah
Tani Merdeka dan APPSI Kalteng Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Karhutla
Kalimantan Tengah