Vox Merdeka
Terbaru
Palangka Raya

Empat Tuntutan Aliansi Masyarakat Resah ke Pertamina soal Krisis BBM Kalteng

ADMIN VOX MERDEKA

ADMIN VOX MERDEKA

14 September 2026, 21:47 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 04:27 WIB

119 dibaca 4.8
Empat Tuntutan Aliansi Masyarakat Resah ke Pertamina soal Krisis BBM Kalteng

VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA — Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di sejumlah SPBU di Kota Palangka Raya mendorong Aliansi Masyarakat Resah menggelar aksi di Kantor Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Kalimantan Tengah (Kalteng), Jalan RTA Milono, Senin (14/9/2026).

Dalam aksi tersebut, massa tidak hanya mempersoalkan antrean panjang dan kesulitan mendapatkan BBM, tetapi juga menyampaikan empat tuntutan kepada PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Kalteng.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Aris, mengatakan tuntutan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat sekaligus upaya mendorong harga BBM yang terjangkau, ketersediaan yang merata, serta distribusi yang transparan. “Aliansi Masyarakat Resah menyampaikan empat poin tuntutan kepada PT Pertamina Patra Niaga Sales Retail Area Kalteng sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat serta upaya memperjuangkan harga BBM yang terjangkau, ketersediaan yang merata, dan distribusi yang transparan di Kalteng,” kata Aris. Pertama, massa mendesak PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Kalteng melakukan evaluasi terhadap kebijakan penyesuaian harga BBM.

PASANG IKLAN DI VOX MERDEKA

Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia

HUBUNGI KAMI

Mereka juga meminta dasar pertimbangan kenaikan harga disampaikan secara transparan kepada publik. Kedua, massa mendesak Pertamina segera menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM di Kalimantan Tengah.

Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak lagi menghadapi antrean panjang maupun kesulitan memperoleh BBM. Ketiga, Aliansi Masyarakat Resah meminta PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Kalteng berkoordinasi dengan pemerintah untuk menurunkan kembali harga BBM yang mengalami kenaikan. Keempat, massa mendesak adanya transparansi mengenai kuota harian distribusi BBM di setiap SPBU di Kalimantan Tengah.

Empat tuntutan tersebut disampaikan di tengah keresahan masyarakat akibat kondisi BBM yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU di Palangka Raya.

Baca Juga

Massa Marah, Demo Krisis BBM di Kantor Pertamina Palangka Raya Berujung Ricuh

Bagi massa aksi, transparansi menjadi salah satu hal penting untuk menjawab pertanyaan masyarakat mengenai ketersediaan dan distribusi BBM di daerah.

Aliansi Masyarakat Resah berharap tuntutan tersebut mendapat perhatian dan tindak lanjut dari Pertamina maupun pemerintah, sehingga persoalan harga, ketersediaan, dan distribusi BBM di Kalimantan Tengah dapat segera memperoleh solusi. (RR)

Tag: #Palangka Raya #Kalteng #Demo #Pertamina #Krisis BBM
Tanya VOX AI

Punya pertanyaan tentang berita ini?

Contoh pertanyaan:

Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?

4.8 / 5 dari 5 rating

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Terkait