Dede Septa Jaya: Sang Bridge Builder, Jurnalis yang Menyulut Solidaritas Relawan Damkar Palangka Raya
ADMIN VOX MERDEKA
05 November 2025, 13:47 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 09:05 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA – Di tengah hiruk pikuk liputan dan tenggat waktu sebagai jurnalis senior SCTV Kalteng, Dede Septa Jaya menunjukkan pengabdian ganda yang luar biasa.
Ia adalah sosok yang tak hanya melaporkan, tetapi juga secara aktif mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk satu hal yang ia sebut sebagai “panggilan hati”: mempersatukan dan memajukan para relawan pemadam kebakaran (Damkar) di Kota Palangka Raya. Pria yang akrab disapa Dede ini dikenal sangat dekat dengan komunitas relawan Damkar dan tim rescue di Palangka Raya.
Kecintaannya pada misi kemanusiaan ini membawanya pada peran strategis sebagai Sekretaris Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Pertolongan (FRPKP) Palangka Raya, sebuah wadah besar yang menaungi seluruh organisasi relawan pemadam se-Kota Palangka Raya. Menurut Dede, niatnya bergabung dan ikut membangun forum tersebut berawal dari tekad sederhana, yakni mempersatukan relawan agar semakin solid dan saling mendukung dalam menjalankan misi kemanusiaan. “Saya melihat, selama ini banyak relawan yang bekerja dengan semangat tinggi, tapi belum memiliki wadah bersama untuk menyuarakan kebutuhan dan menyelesaikan persoalan di lapangan.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Dari situlah saya bersama Ketua, Okki Maulana, dan Ketua Harian, Rachmani Arif, terpanggil untuk ikut berperan,” ujar Dede saat ditemui di Palangka Raya. Melalui FRPKP, Dede berharap berbagai kendala, mulai dari masalah peralatan hingga koordinasi yang kerap dihadapi relawan, dapat dibahas dan dicarikan solusinya secara kolektif. “Forum ini bukan hanya tempat kumpul, tapi ruang komunikasi dan kolaborasi.
Kita ingin memastikan setiap relawan merasa didukung, dihargai, dan bisa berkembang,” tambahnya. Keterlibatan Dede di FRPKP ini menjadi bukti nyata bahwa jurnalisme dan kemanusiaan bisa berjalan beriringan.
Ia menilai, peran media sangat penting dalam mengangkat kisah dan perjuangan para relawan yang kerap bekerja tanpa pamrih, mempertaruhkan nyawa demi keselamatan orang banyak. “Jurnalis punya tanggung jawab moral untuk menyoroti perjuangan kawan-kawan di lapangan.
Tapi di sisi lain, kita juga bisa ikut terjun langsung membantu sesuai dengan kemampuan yang kita miliki,” katanya. Kini, di bawah kepengurusan baru, Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Pertolongan Palangka Raya terus memperkuat sinergi antaranggota, serta menjalin komunikasi yang intensif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Bagi Dede, peran ganda sebagai jurnalis sekaligus pemimpin forum relawan ini bukan soal pekerjaan tambahan, melainkan sebuah pengabdian yang berangkat dari empati dan rasa tanggung jawab sosial yang mendalam. “Selama masih bisa berbuat baik untuk orang lain, kenapa tidak.
Baca Juga
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Semua untuk kemanusiaan,” tutupnya penuh ketulusan. (R1)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
4.0 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Palangka Raya
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Palangka Raya
Kabut Asap Tekan Jarak Pandang Bandara Tjilik Riwut hingga 200 Meter, Penerbangan Tetap Normal
Palangka Raya
Virdian Aurellio Bersama Pemuda Kalteng Desak Pemerintah Hadir 30 Hari Tangani Karhutla
Palangka Raya