Pemko dan TNI Perkuat Sinergi dalam Penataan Ruang dan Pengembangan Kawasan Strategis
yongkhi Redaksi1
14 Oktober 2025, 15:18 WIB · Diperbarui 06 Oktober 2026 07:51 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA – Pemerintah daerah dan TNI perlu bersinergi dalam pemanfaatan ruang dan pengembangan kawasan strategis.
Begitu disampaikan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, saat rapat evaluasi tata ruang bersama Panglima Daerah Militer (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, beserta jajarannya di Palangka Raya, Selasa (14/10/2025).
Menurut Fairid, koordinasi dan kolaborasi antara Pemerintah Kota Palangka Raya dan TNI diharap semakin kuat dalam mewujudkan penataan ruang wilayah Kota Palangka Raya, sehingga terwujud keteraturan dalam setiap langkah pembangunan. “Adanya kolaborasi antara Pemerintah Kota Palangka Raya bersama TNI, dapat memperkuat ketertiban, keamanan serta mendukung pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan,” ungkapnya.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Sementara terkait rapat evaluasi ini kata Fairid, lebih menekankan pada pembahasan evaluasi penataan ruang wilayah Kota Palangka Raya dalam konteks luas.
Lebih dari itu tambah Fairid, melalui kegiatan ini diharapkan pemanfaatan ruang dan pengembangan kawasan strategis di Kota Palangka Raya dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, sehingga pembangunan di Kota Palangka Raya.
Rapat evaluasi yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Palangka Raya tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, dan Plt.
Baca Juga
Prabowo Resmikan 6 Kodam dan 198 Satuan Baru TNI
Kepala Dinas PUPR beserta jajaran. (R2)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
4.0 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Nasional
Prabowo Resmikan 6 Kodam dan 198 Satuan Baru TNI
Palangka Raya
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Palangka Raya
Kabut Asap Tekan Jarak Pandang Bandara Tjilik Riwut hingga 200 Meter, Penerbangan Tetap Normal
Palangka Raya