Pemko Palangka Raya Dorong Pengembangan Pertanian Modern Berbasis Hidroponik
yongkhi Redaksi1
09 Oktober 2025, 23:27 WIB · Diperbarui 02 Oktober 2026 06:21 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong pengembangan pertanian modern berbasis hidroponik sebagai salah satu solusi inovatif menghadapi keterbatasan lahan dan tantangan perubahan iklim.
Hal tersebut disampaikan oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak pada kegiatan Seminar Akhir Kajian Potensi Ekonomi Pertanian Modern Hidroponik yang digelar di Aula Bapperida Kota Palangka Raya, Kamis (9/10/2025).
Arbert menyebut bahwa sistem pertanian modern seperti hidroponik bukan sekadar tren, melainkan jawaban cerdas untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah perkotaan.
Melalui inovasi ini, masyarakat dapat memanfaatkan ruang sempit menjadi sumber ekonomi produktif. “Pertanian hidroponik memungkinkan warga kota bercocok tanam di lahan terbatas, bahkan di pekarangan rumah atau atap gedung.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Ini efisien, hemat air, dan menghasilkan sayuran sehat bernilai jual tinggi,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya melibatkan generasi muda atau petani milenial dalam pengembangan sektor ini.
Dengan semangat wirausaha dan kemampuan teknologi, mereka diharapkan menjadi motor penggerak pertanian modern yang berkelanjutan. Pemerintah Kota lanjut Arbert, akan terus mendukung melalui regulasi yang pro-inovasi, kemudahan akses permodalan, serta pelatihan teknis berkelanjutan. “Kami ingin menciptakan ekosistem pertanian modern yang terintegrasi mulai dari produksi, pembiayaan, hingga pemasaran,” jelasnya.
Selain itu, Pemko Palangka Raya juga tengah mengupayakan agar hasil produksi pertanian hidroponik dapat diserap oleh pasar modern, hotel, dan restoran di wilayah setempat.
Baca Juga
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Dengan begitu, petani hidroponik lokal memiliki pasar yang pasti dan berdaya saing. “Melalui dukungan bersama, kami berharap pertanian hidroponik dapat tumbuh menjadi potensi ekonomi baru yang nyata bagi masyarakat Palangka Raya,” pungkas Arbert. (R2)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
4.0 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Palangka Raya
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Palangka Raya
Kabut Asap Tekan Jarak Pandang Bandara Tjilik Riwut hingga 200 Meter, Penerbangan Tetap Normal
Palangka Raya
Virdian Aurellio Bersama Pemuda Kalteng Desak Pemerintah Hadir 30 Hari Tangani Karhutla
Palangka Raya