Rana Muthia Oktari Dorong Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pencegahan Stunting di Palangka Raya
ADMIN VOX MERDEKA
05 Agustus 2025, 05:14 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 11:23 WIB
PALANGKA RAYA - Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai strategi utama dalam percepatan penanganan dan pencegahan stunting di wilayah ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.
Politisi dari Fraksi Partai NasDem ini menilai, stunting bukan sekadar isu gizi, melainkan persoalan kompleks yang berkaitan erat dengan akses layanan kesehatan, sanitasi, pendidikan, hingga ketahanan ekonomi keluarga.
Menurutnya, upaya konvergensi atau penyatuan program lintas sektor menjadi kunci agar intervensi yang di lakukan dapat tepat sasaran dan berdampak signifikan terhadap penurunan angka stunting, khususnya di tingkat kelurahan dan RT.
Kolaborasi lintas sektor memiliki peran strategis dalam upaya konvergensi pencegahan stunting. Tidak bisa hanya di bebankan kepada satu instansi saja, tetapi perlu keterlibatan aktif dari berbagai pihak, baik dinas teknis, lembaga pendidikan, hingga peran serta masyarakat," ujar Rana, Selasa (5/8/2025).
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Sebagai wakil rakyat yang membidangi kesejahteraan sosial, kesehatan, dan pendidikan, Rana Muthia menilai pemerintah kota perlu terus menguatkan sinergi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), serta Dinas Sosial dan instansi terkait lainnya.
Penurunan Stunting Harus Dimulai Dari Hulu
la juga mendorong agar sektor swasta dan organisasi kemasyarakatan di libatkan secara aktif dalam program edukasi gizi, penyediaan makanan tambahan, peningkatan kapasitas kader posyandu, hingga kampanye pola asuh anak yang sehat dan berkelanjutan.
"Penurunan stunting harus di mulai dari hulu, yaitu perencanaan keluarga dan pemenuhan gizi ibu hamil. Di sinilah pentingnya sinergi semua sektor untuk membangun kesadaran dan menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak," imbuhnya.
Baca Juga
DPRD Palangka Raya Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem, Patuhi Peringatan BMKG
Rana Muthia juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah di lakukan Pemerintah Kota Palangka Raya melalui program intervensi serentak dan edukasi gizi di sejumlah kelurahan. Namun ia berharap, program tersebut terus di evaluasi dan di perkuat dengan data lapangan yang akurat, agar pendekatan yang di lakukan benar-benar menyentuh kelompok sasaran secara langsung.
"Stunting bukan hanya soal masa kini, tetapi menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk Kota Palangka Raya yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera," pungkasnya. (R2)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
4.0 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
DPRD Kota Palangka Raya
DPRD Palangka Raya Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem, Patuhi Peringatan BMKG
DPRD Kota Palangka Raya
Perkuat Keuangan Daerah, Fraksi Demokrat Dorong Inovasi Pajak dan Retribusi di Palangka Raya
DPRD Kota Palangka Raya
Seluruh Fraksi DPRD Palangka Raya Sepakati Lanjutkan Pembahasan Nota Keuangan APBD 2026
DPRD Kota Palangka Raya