SDN Bukit Bamba 1 Kembangkan Model Kewirausahaan Berbasis Produk Lokal Melalui PKM
ADMIN VOX MERDEKA
12 September 2025, 19:39 WIB · Diperbarui 05 Oktober 2026 22:32 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA – SDN Bukit Bamba, Kabupaten Pulang Pisau, berhasil mengembangkan program kewirausahaan berbasis potensi lokal melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Program ini menekankan integrasi pembelajaran kontekstual, inovasi produk, dan digital marketing, yang melibatkan guru dan pelaku UMKM lokal.
Kegiatan PKM ini dipimpin oleh Christian Radiafilsan, SE., M.Pd. sebagai Ketua PKM, dengan koordinasi oleh Dr. Ernawatie, S.Pd., M.M.Pd., Koordinator Program Studi., beserta Tim PKM lainnya dari Dosen Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP-UPR, Sedangkan Drs.
Natie, S.Pd., Kepala SDN Bukit Bamba 1, mendukung pelaksanaan program di sekolah. Melalui tahapan Business Model Canvas (BMC), warga sekolah bersama tim PKM berhasil memetakan strategi usaha madu kelulut secara komprehensif, mencakup segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hingga struktur biaya. “BMC ini membantu kami memahami bisnis secara menyeluruh dan menyesuaikan strategi dengan perkembangan digital,” ujar Drs.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Natie. Selanjutnya, tahap desain dan branding produk memanfaatkan platform Canva untuk menghasilkan label yang menarik dan informatif. Label ini berfungsi sebagai identitas produk sekaligus media promosi dan edukasi tentang manfaat madu kelulut.
Program PKM juga menekankan digital marketing dengan memanfaatkan WhatsApp Business, Instagram, dan Facebook. Konten yang dikembangkan 80% bersifat edukatif dan 20% promosi, sehingga konsumen tidak hanya mengetahui produk, tetapi juga memahami manfaat kesehatan madu kelulut.
Keberhasilan puncak program ini adalah kemitraan UMKM sekolah dengan penggiat madu kelulut, Drs. Ampuh Sera. Melalui kolaborasi ini, siswa dan guru mendapat pengalaman langsung dari budidaya hingga pemasaran madu.
Model ini meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa dan mendorong keberlanjutan usaha lokal. “Program ini membuktikan bahwa pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat bisa berjalan beriringan,” ujar Christian Radiafilsan. “Selain mendidik siswa, kegiatan ini membuka peluang ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.” Dengan keberhasilan ini, model PKM di SDN Bukit Bamba siap direplikasi di sekolah lain di Kalimantan Tengah sebagai strategi pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan dan potensi lokal. (R1)
Baca Juga
Departemen Klinik FK UPR Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia di Puskesmas Bukit Hindu
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
3.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Departemen Klinik FK UPR Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia di Puskesmas Bukit Hindu
Kalimantan Tengah
280 Hari Karhutla di Kalteng, 5.761 Kejadian Tercatat hingga Awal Oktober
Kalimantan Tengah
Wagub Edy Pratowo Lepas Koyem ke Peristirahatan Terakhir: Selamat Jalan Pejuang, Jasamu Kami Kenang
Kalimantan Tengah