Universitas Palangka Raya Siap Terima Mahasiswa Baru Jalur SNBP 2025
ADMIN VOX MERDEKA
25 Januari 2025, 01:46 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 00:41 WIB
PALANGKA RAYA - Universitas Palangka Raya (UPR) saat ini tengah bersiap-siap untuk melaksanakan kegiatan penerimaan mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2025.
Baik penerimahaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Jalur seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT) dan melalui jalur penerimaan secara mandiri (SMMPTN Barat).
Rektor UPR, Prof.Dr.Ir, Salampak M.S melalui Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Natalina Asi, M.A, menyampaikan bahwa berdasarkan evaluasi ditahun sebelumnya, terutama pada penerimaan mahasiswa baru melalui jalur prestasi atau SNBP dinilai masih banyak mengalami kendala. “Terutama terkait kesiapan Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang belum siap, bahkan disampaikan hampir 50 persen atau 212 sekolah SMA/SMK Kalteng, PDSS masih belum siap.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Padahal kita akan segera melaksanakan penerimaan mahasiswa baru jalur prestasi pada tangal 31 Januari 2025,” kata Dr. Natalina saat kegiatan sosialisasi dan promosi seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru 2025, Jumat (24/1/2025) Berdasarkan data tersebut, tentunya akan merugikan pihak sekolah dan siswanya.
Dirinya yakin bahwa masih banyak siswa yang berada di pelosok berprestasi dan memiliki kesempatan yang luas untuk masuk ke perguruan tinggi lewat jalur prestasi Dr.
Natalina juga menegaskan bahwa, UPR tidak memiliki kewenangan untuk mengatur PDSS yang sepenuhnya kewenangan dari masing-masing pihak sekolah.
Jikalau pihak sekolah tidak perduli dengan hal tersebut, maka yang dirugikan adalah siswa. “Salah satu keuntungan jalur prestasi adalah siswa tidak perlu tes untuk masuk ke perguruan tinggi sesuai dengan kuota yang sudah ditentukan berdasarkan formulasi dari pencapaian prestasi yang diraih oleh siswa tersebut,” bebernya menambahkan.
Baca Juga
Prof Bhayu Rhama Terpilih Jadi Rektor UPR 2026–2030, Unggul Telak 37 Suara
Kendati tidak memiliki kewenangan dalam pengelolaan PDSS, pihak UPR tetap akan membuka seluas-luasnya bantuan bagi pihak sekolah yang mengalami kendala dan kesulitan ketika melengkapi persyaratan data yang diperlukan saat pengisian PDSS.
Diinformasikan bahwa, Sekolah yang terakreditasi yang bagus, berpeluang bersar memiliki eligibel yang tinggi untuk berselancar dalam sistem penerimaan mahasiswa baru melalui jalur prestasi mulai dari 40 persen, 20 persen dan 10 persen. (R1)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
4.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Prof Bhayu Rhama Terpilih Jadi Rektor UPR 2026–2030, Unggul Telak 37 Suara
Palangka Raya
UPR Kembangkan Teknologi Sabun Ramah Lingkungan untuk Bantu Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Dari Jombang, Tumbuh di Palangka Raya hingga Jadi Rektor UPR, Ini Perjalanan Prof Bhayu Rhama
Hukum & Kriminal