Vox Merdeka
Terbaru
Uncategorized

BPBD Palangka Raya Siaga Penuh, Imbau Warga Hindari Pembakaran

ADMIN VOX MERDEKA

ADMIN VOX MERDEKA

02 Agustus 2025, 17:07 WIB · Diperbarui 02 Oktober 2026 20:28 WIB

103 dibaca 4.0
BPBD Palangka Raya Siaga Penuh, Imbau Warga Hindari Pembakaran

PALANGKA RAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat tren peningkatan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama 2025.

Hingga awal Agustus ini, total sebanyak 62 kejadian karhutla telah terjadi di wilayah setempat, dengan luas lahan terbakar mencapai 18,7 hektare.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi mengungkapkan bahwa Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi, yakni 37 kasus.

Ia menegaskan pentingnya peran warga dalam mencegah kebakaran, terutama di musim kemarau yang rawan. “Sebagian besar kejadian dipicu oleh kelalaian dan tindakan membakar lahan secara sengaja.

Faktor alam hampir tidak ditemukan. Ini menjadi keprihatinan bersama,” kata Budi saat ditemui di Kantor BPBD Kota Palangka Raya, Jumat (1/8/2025).

PASANG IKLAN DI VOX MERDEKA

Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia

HUBUNGI KAMI

Menurutnya, pola pembakaran lahan yang masih dilakukan untuk membuka kebun atau membersihkan pekarangan berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kebakaran meluas.

Bahkan, sejumlah lokasi yang sebelumnya sudah dipadamkan kembali terbakar karena pembasahan yang tidak maksimal atau ulah oknum. “Kami pernah padamkan satu area, tapi muncul lagi api di titik yang sama.

Diduga kuat dibakar ulang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya. Budi menilai perlunya peningkatan kesadaran kolektif masyarakat tentang bahaya karhutla.

Ia mengajak seluruh warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta melaporkan segera bila melihat potensi kebakaran. “Kita semua punya peran.

Karhutla bukan hanya urusan pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Jangan menunggu sampai api membesar dan sulit dikendalikan,” ucapnya. Ia juga mengingatkan dampak lanjutan yang bisa timbul jika kebakaran terus terjadi, seperti gangguan kesehatan akibat kabut asap, hambatan aktivitas pendidikan, hingga transportasi.

Baca Juga

Pemko Palangka Raya Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Kota Layak Anak

BPBD Kota Palangka Raya terus bersiaga bersama instansi terkait untuk memantau dan menangani kejadian karhutla. Namun, keterlibatan aktif masyarakat tetap menjadi kunci utama dalam menekan angka kebakaran lahan di wilayah kota. (R1)

Tag: #Pemko Palangka Raya #BPBD Palangka Raya
Tanya VOX AI

Punya pertanyaan tentang berita ini?

Contoh pertanyaan:

Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?

4.0 / 5 dari 3 rating

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Terkait