Disdik Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Diawasi Ketat dan Transparan Lewat Platform Pena Kalteng
ADMIN VOX MERDEKA
13 November 2025, 10:33 WIB · Diperbarui 10 Oktober 2026 08:46 WIB
PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan transparan dan terpantau.
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan pengawasan dilakukan secara ketat melalui platform Pena Kalteng, sistem digital yang dirancang untuk memantau pelaksanaan program di setiap sekolah. “Bapak Gubernur menginginkan laporan itu rutin setiap minggu sekali ada di meja beliau.
Kami sudah siapkan sistemnya, melalui platform Pena Kalteng semua sekolah bisa mengunggah data menu makanan setiap hari, lalu laporan itu dicetak dan disampaikan secara berkala,” ujar Reza belum lama ini.
Ia menjelaskan, sistem pelaporan mingguan tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto, agar pemerintah daerah ikut mengawasi secara langsung pelaksanaan program prioritas nasional. “Dengan aplikasi ini, sekolah tinggal mengunggah data setiap hari.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Semua transparan dan terpantau langsung,” katanya. Meski sistem sudah disiapkan, Reza mengakui hingga kini belum ada laporan resmi yang masuk ke platform.
Untuk sementara, ia masih melakukan pengecekan langsung saat kunjungan lapangan. Ia menyebut, Gubernur bahkan sempat memberi teguran kepada salah satu penyedia Supplier Pangan Program Gizi (SPPG) di Barito Selatan. “Teguran itu terkait SOP dapur yang dinilai belum sesuai.
Surat teguran sedang diproses dan akan ditandatangani oleh Wakil Gubernur,” ucapnya. Sebagai tindak lanjut, Disdik Kalteng mendorong evaluasi menyeluruh terhadap penyedia layanan agar standar kualitas MBG semakin meningkat. “Kami rekomendasikan agar semua penyedia meningkatkan standar pelayanan.
Baca Juga
SPI KPK Kalteng 2026 Naik Jadi 71,81, Disdik Dorong Penguatan Integritas di Sekolah
Surat juga akan kami teruskan kepada BGN untuk ditindaklanjuti melalui koordinator wilayah masing-masing,” kata Reza. Reza menambahkan, koordinasi antara Dinas Pendidikan, Badan Gizi Nasional (BGN), dan penyedia SPPG di daerah sejauh ini berjalan baik. “Kami terus berkoordinasi, baik dalam hal data maupun pengawasan.
Prinsipnya komunikasi terjaga dengan baik dan kami mendukung penuh keberlangsungan program ini,” tutupnya.
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
3.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Disdik Kalteng
SPI KPK Kalteng 2026 Naik Jadi 71,81, Disdik Dorong Penguatan Integritas di Sekolah
Disdik Kalteng
Lulus SMP Sejak 2025 dan Putus Sekolah, Lilis Akhirnya Dapat Kesempatan Sekolah Berkat KHBS
Disdik Kalteng
Sekolah Terbakar, Gubernur Agustiar Pastikan SMAN 1 Cempaga Dibangun Kembali
Disdik Kalteng