Vox Merdeka
Terbaru
Olahraga & Pendidikan

Jumlah Murid SMA-SMK di Kalteng Tembus 101 Ribu, Komitmen Disdik Perluas Akses Pendidikan Inklusif

ADMIN VOX MERDEKA

ADMIN VOX MERDEKA

14 September 2026, 21:25 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 10:21 WIB

92 dibaca 4.0
Jumlah Murid SMA-SMK di Kalteng Tembus 101 Ribu, Komitmen Disdik Perluas Akses Pendidikan Inklusif

VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA — Jumlah peserta didik jenjang SMA, SMK, dan SKH sederajat di Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukkan pertumbuhan.

Berdasarkan data terbaru Dapodik Mendikdasmen, jumlah murid pada jenjang tersebut telah mencapai 101.053 orang. Angka itu meningkat sekitar 4.470 murid atau 4,63 persen dibandingkan 2024 yang tercatat sekitar 96.583 murid.

Pertumbuhan tersebut dinilai menjadi salah satu indikator semakin terbukanya akses layanan pendidikan menengah di Kalteng. Semakin banyak anak yang masuk dalam layanan pendidikan menunjukkan jangkauan pendidikan yang terus berkembang di berbagai wilayah.

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo mengatakan, peningkatan jumlah murid merupakan bagian dari dinamika positif pembangunan pendidikan di daerah.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalteng di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran terus berupaya memastikan anak-anak Kalteng memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, termasuk melalui berbagai program dan dukungan layanan pendidikan bagi masyarakat. “Ini menunjukkan bahwa akses layanan pendidikan kita semakin terbuka.

PASANG IKLAN DI VOX MERDEKA

Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia

HUBUNGI KAMI

Bertambahnya jumlah murid menjadi bukti bahwa semakin banyak anak-anak Kalimantan Tengah yang mendapatkan kesempatan untuk bersekolah dan melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah,” ujar Reza Prabowo di ruang kerjanya, Senin (14/9/2026).

Meski demikian, Reza menegaskan bahwa peningkatan akses pendidikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan. Pemerintah tidak hanya dituntut membuka kesempatan bersekolah, tetapi juga memastikan peserta didik memperoleh proses pembelajaran yang berkualitas.

Karena itu, berbagai aspek terus diperkuat, mulai dari sarana dan prasarana pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas guru, hingga pelaksanaan sejumlah program strategis di bidang pendidikan.

Reza menilai, setiap anak Kalteng merupakan aset sekaligus bagian penting dari masa depan daerah. Bertambahnya jumlah peserta didik harus dipandang sebagai peluang untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berdaya saing, dan mampu berkembang di daerahnya sendiri. “Anak-anak Kalimantan Tengah adalah generasi masa depan.

Baca Juga

Wujudkan Indonesia Emas, Kalteng Diakui Nasional atas Inovasi Pendidikan Berbasis Teknologi dan Akses Inklusif

Karena itu, pertumbuhan jumlah murid harus diikuti dengan peningkatan mutu pendidikan agar mereka benar-benar mendapatkan bekal yang cukup untuk menghadapi masa depan,” ujarnya.

Dengan jumlah peserta didik yang kini telah menembus angka 100 ribu, Pemprov Kalteng terus mendorong agar perluasan akses pendidikan diikuti pemerataan dan peningkatan mutu layanan.

Pertumbuhan tersebut menjadi sinyal positif bagi pembangunan pendidikan Kalteng, sekaligus membuka semakin banyak kesempatan bagi generasi muda untuk belajar, mengembangkan potensi, dan meraih masa depan yang lebih baik. (RR)

Tag: #Pemprov kalteng #Disdik #Pendidikan Inklusif
Tanya VOX AI

Punya pertanyaan tentang berita ini?

Contoh pertanyaan:

Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?

4.0 / 5 dari 3 rating

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Terkait