Plt. Kadisdik Kalteng Dorong Kualitas Pendidikan Lewat Pelatihan Huma Betang
ADMIN VOX MERDEKA
16 Juni 2025, 15:57 WIB · Diperbarui 04 Oktober 2026 09:30 WIB
PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik di Bumi Tambun Bungai.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Pelatihan Guru Huma Betang, yang secara resmi digulirkan untuk para guru Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMA-LB) di seluruh Kalimantan Tengah. Pelatihan ini dilaksanakan secara berkesinambungan selama satu tahun penuh, sebagai bentuk penyempurnaan dari program-program pelatihan guru sebelumnya.
Hal ini disampaikan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, *Muhammad Reza Prabowo*, dalam keterangannya pada Senin (16/6/2025). "Pelatihan Guru Huma Betang adalah program pelatihan peningkatan kompetensi para guru MA/SMK serta SMA-LB di Kalimantan Tengah secara berkesinambungan selama satu tahun untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Pelatihan ini merupakan penyempurnaan dari program-program pelatihan sebelumnya," ujar Reza. Ia menegaskan, tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar para pendidik di Kalteng mampu mengajar di depan kelas dengan cara yang seru dan menarik tanpa menghilangkan esensi pelajaran.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Selain itu, pelatihan ini juga membekali guru dengan kemampuan dalam menangani persoalan siswa yang unik sesuai karakter masing-masing, menjaga kesehatan mental siswa maupun diri sendiri, serta menginspirasi dan memotivasi siswa agar lebih bersemangat dalam belajar. Lebih jauh, para pendidik juga diharapkan mampu memahami rapor pendidikan dan menggunakannya sebagai landasan untuk perencanaan serta pelaksanaan pendidikan yang lebih baik, serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. "Khusus untuk guru SMA-LB, terdapat pelatihan yang dirancang untuk membekali guru SKH dengan teknik-teknik praktis dalam menghadapi berbagai kondisi dan perilaku siswa berkebutuhan khusus," tambah Reza. Adapun pelatihan ini dibagi menjadi dua kategori, yakni pelatihan wajib dan umum.
Pelatihan wajib merupakan pelatihan yang harus diikuti oleh seluruh guru untuk meningkatkan kompetensi utama sebagai tenaga pendidik. Sementara pelatihan umum bersifat pilihan dan dapat diikuti sesuai minat guru untuk mengembangkan kompetensi pendukung, seperti personal branding, networking, pengelolaan media sosial, dan keterampilan lainnya. "Pelatihan dilakukan secara mandiri melalui LMS.
Baca Juga
Jumlah Murid SMA-SMK di Kalteng Tembus 101 Ribu, Komitmen Disdik Perluas Akses Pendidikan Inklusif
Bapak/Ibu dapat belajar melalui video pelatihan di LMS kapan saja dan di mana saja, menyesuaikan waktu terbaik masing-masing. Materi pelatihan pun dapat diulang-ulang tanpa batas selama satu tahun hingga pemahaman benar-benar sempurna.
Dengan demikian, hasilnya, InsyaAllah, akan maksimal," tutup Reza. Diharapkan melalui program Pelatihan Guru Huma Betang ini, kualitas guru di Kalimantan Tengah semakin meningkat, sehingga dapat mencetak generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di era modern. (R1)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
3.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Olahraga & Pendidikan
Jumlah Murid SMA-SMK di Kalteng Tembus 101 Ribu, Komitmen Disdik Perluas Akses Pendidikan Inklusif
Olahraga & Pendidikan
Tinjau Sarpras di Kapuas, Plt. Kadisdik Kalteng Tegaskan Pemerataan Pendidikan hingga Pelosok
Nasional
Wujudkan Indonesia Emas, Kalteng Diakui Nasional atas Inovasi Pendidikan Berbasis Teknologi dan Akses Inklusif
Olahraga & Pendidikan