Banjir di Kapuas Rendam Rumah Hingga Sisakan Atap, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
ADMIN VOX MERDEKA
29 Januari 2025, 15:33 WIB · Diperbarui 10 Oktober 2026 08:02 WIB
KUALA KAPUAS - Banjir bandang menerjang Kabupaten Kapuas, Minggu (26/1/2025). Ratusan rumah warga hingga fasilitas umum di Dusun Mamput, Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah terendam banjir hingga atap rumah.
Bahkan beberapa rumah warga rusak akibat arus banjir sangat deras. Banjir yang tiba-tiba saja datang dari hulu ini, akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan air sungai meluap.
Selain itu arus deras sempat menyeret mobil milik warga yang melintas di sekitar jalan desa. Puluhan rumah warga pun terendam hingga menyisakan bagian atap.
Banjir kali ini memaksa puluhan keluarga terpaksa mengungsi. Pj Bupati Kapuas, Darliansjah, mengatakan pasca kejadian itu pihaknya terus melakukan pemantauan dan menindaklanjuti segala informasi terbaru di lapangan. “Kami juga memastikan kebutuhan bersifat mendesak seperti air bersih, makanan dan posko dan tempat penampungan bisa segera terpenuhi bagi warga terdampak," ujarnya, Senin (27/12/2025).
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Hingga kini diakui Pj Bupati Kapuas, pihaknya masih melakukan pendataan warga terdampak dan juga bangunan-bangunan hingga fasilitas umum yang terendam banjir serta rusak. "Kita turut prihatin dengan kejadian ini.
Tim TRC sudah turun ke lapangan untuk memetakan wilayah terdampak dan mendistribusikan bantuan logistik," ucapnya. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, M Saribi mengatakan banjir terjadi sejak pukul 07.00 WIB. "Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tapi juga menggenangi akses jalan umum dan fasilitas umum lainnya," ujarnya.
Saribi menyebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) sudah menuju ke lokasi untuk melakukan assessment dan pendataan korban. Selain itu, TRC BPBD Kapuas juga membantu proses evakuasi warga dan mendistribusikan bantuan logistik berupa makanan siap saji untuk warga terdampak banjir.
Baca Juga
280 Hari Karhutla di Kalteng, 5.761 Kejadian Tercatat hingga Awal Oktober
BPBD Kapuas juga berkoordinasi dengan TNI-Polri, perangkat desa, kecamatan, dan potensi sumber daya di sekitar lokasi untuk penanganan bencana. "Kami terus memantau perkembangan situasi dan akan memberikan update informasi secara berkala," tambah Saribi.
Sampai saat ini, BPBD Kapuas masih menghimpun informasi mengenai jumlah warga yang terdampak bencana banjir tersebut. Banjir di Kapuas berpotensi meluas mengingat hujan sedang hingga lebat diprediksi mengguyur sejumlah wilayah Kalteng.
Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut memprediksi, hujan bakal mengguyur wilayah Kapuas pada 26 dan 28 Januari 2025. (R1)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
4.3 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Kalimantan Tengah
280 Hari Karhutla di Kalteng, 5.761 Kejadian Tercatat hingga Awal Oktober
Kalimantan Tengah
Tani Merdeka dan APPSI Kalteng Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Karhutla
Kalimantan Tengah
Badko HMI Kalteng Kecam Klaim Kondisi Normal Kepala BNPB di Tengah Krisis Kabut Asap
Kalimantan Tengah