FGD PERSI Kalteng Bahas KRIS dan Peningkatan Kompetensi Rumah Sakit di Era Layanan Modern
yongkhi Redaksi1
15 Oktober 2025, 15:44 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 05:07 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA – Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Kalimantan Tengah bekerja sama dengan PT Indomedik Niaga Perkasa dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dan Rumah Sakit Berbasis Kompetensi” di Ballroom Hotel Best Western Batang Garing, Palangka Raya, Rabu (15/10/2025), Kegiatan ini menghadirkan Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Abdul Kadir sebagai narasumber utama.
FGD tersebut menjadi wadah strategis bagi rumah sakit di Kalimantan Tengah untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan langkah dalam penerapan kebijakan KRIS yang dicanangkan pemerintah pusat.
Dalam arahannya, Abdul Kadir menyampaikan apresiasi terhadap sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, BPJS Kesehatan, dan rumah sakit di daerah yang dinilai berjalan dengan baik.
Menurutnya, penerapan KRIS merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memastikan kesetaraan akses bagi seluruh masyarakat. “Kerja sama antara Kalimantan Tengah dengan BPJS Kesehatan sudah berjalan sangat baik.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Sekarang yang paling penting adalah bagaimana kita meningkatkan kualitas layanan agar masyarakat benar-benar merasakan pelayanan kesehatan yang layak dan bermutu,” ujarnya.
Ia menambahkan, penerapan KRIS bukan hanya soal penyesuaian kelas rawat inap, tetapi juga tentang perubahan paradigma pelayanan di rumah sakit.
Setiap pasien diharapkan memperoleh pelayanan yang adil, aman, dan sesuai standar mutu yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Sementara itu, Ketua PERSI Wilayah Kalimantan Tengah sekaligus Direktur RSUD Kota Palangka Raya, Abram Sidi Winasis, menegaskan komitmen rumah sakit anggota PERSI untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan. “Kami di PERSI Kalteng siap melaksanakan dan menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah, terutama dalam penerapan KRIS.
Langkah ini sejalan dengan semangat kami untuk terus melakukan pembenahan di rumah sakit, demi memberikan pelayanan terbaik kepada pasien,” tuturnya.
Baca Juga
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Abram menjelaskan, kegiatan FGD ini juga menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan, sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan layanan berbasis kompetensi.
Ia juga berharap forum seperti ini dapat rutin dilakukan agar koordinasi lintas lembaga semakin solid. “Dengan terselenggaranya FGD ini, diharapkan seluruh rumah sakit di Kalimantan Tengah semakin siap melaksanakan pelayanan kesehatan berbasis standarisasi dan kompetensi, menuju sistem kesehatan yang lebih berkualitas, berkeadilan, dan berpihak pada masyarakat,” pungkasnya. (R2)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
3.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Palangka Raya
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Palangka Raya
Kabut Asap Tekan Jarak Pandang Bandara Tjilik Riwut hingga 200 Meter, Penerbangan Tetap Normal
Palangka Raya
Virdian Aurellio Bersama Pemuda Kalteng Desak Pemerintah Hadir 30 Hari Tangani Karhutla
Palangka Raya