Kukuh Wurdianto Terpilih sebagai Rektor Universitas PGRI Palangka Raya Masa Bakti 2025-2030
ADMIN VOX MERDEKA
30 Oktober 2025, 21:09 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 07:23 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA - Kukuh Wurdianto resmi terpilih sebagai rektor Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Palangka Raya masa bakti 2025-2030.
Kukuh berhasil terpilih setelah melalui tahapan pemilihan rektor yang berlangsung di lingkunagn Universitas PGRI Palangka Raya pada Kamis (30/10/2025).
Pemilihan ini dihadiri langsung oleh BPH Universitas PGRI Palangka Raya Maharidiawan Putra dan Ketua PGRI Provinsi Kalteng Diplan. Dijelaskan oleh Ketua Panitia Pemilihan Rektor Kurjunaidi, pemilihan rektor diikuti dua kandidat.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Yakni Kukuh Wurdianto dan Slamet Winaryo. "Pemilihan diikuti 26 senat dilingkup Universitas PGRI, Dimana Kukuh berhasil meraih 14 suara senat sedangkan Slamet Winaryo 12 suara," tegas Kurjunaidi.
Kurjunaidi menegaskan proses pemilihan berlangsung sesuai dengan prosedur yang berlaku. Hasil ini nantinya akan diserahkan BPH Universitas PGRI Palangka Raya dan PGRI Provinsi Kalteng untuk diusulkan kepada PGRI Pusat untuk ditetapkan.
Sedangkan Kukuh Wurdianto dalam wawancaranya mengatakan terima kasih Senat Universitas PGRI Palangka Raya atas kepercayaannya. la mengaku akan mewujudkan Universitas PGRI Palangka Raya sebagai perguruan tinggi yang unggul, modern, dan berdaya saing, dengan fokus pada peningkatan mutu akademik, dan profesionalisme dosen. la akan menjadikan kampus lebih baik, lebih maju, dan lebih sehat secara birokrasi. "Kita harapkan kampus ini bisa lebih dikenal dan dilirik oleh masyarakat Kalteng, dan bisa bersaing dengan kampus lainnya," tegas Kukuh. (R1)
Baca Juga
Di Tengah Kabut Asap, Kelas Digital Huma Betang Jadi Pusat Pantau Pendidikan Kalteng
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
3.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Olahraga & Pendidikan
Di Tengah Kabut Asap, Kelas Digital Huma Betang Jadi Pusat Pantau Pendidikan Kalteng
Olahraga & Pendidikan
Jumlah Murid SMA-SMK di Kalteng Tembus 101 Ribu, Komitmen Disdik Perluas Akses Pendidikan Inklusif
Olahraga & Pendidikan
Kabut Asap Makin Pekat, Disdik Kalteng Imbau Siswa Perketat Prokes dan Batasi Aktivitas di Luar Rumah
Olahraga & Pendidikan