Anggota DPR RI Muhammad Syauqi Dukung Penuh Program Cetak Sawah dan Swasembada Jagung di Kalteng
ADMIN VOX MERDEKA
09 Januari 2025, 23:52 WIB · Diperbarui 10 Oktober 2026 06:41 WIB
PALANGKA RAYA - Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Syauqie mendukung penuh program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) untuk cetak sawah dan swasembada jagung tahun 2025.
Hal ini disampaikan Syauqie pada Rapat Koordinasi Persiapan Cetak Sawah dan Swasembada Jagung 2025 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (7/1/2025). “Kami akan all out mendukung program Pemprov Kalteng.
Ini adalah langkah penting untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong ketahanan pangan nasional,” ujar Syauqie. Legislator yang mewakili daerah pemilihan Kalimantan Tengah tersebut menilai pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan keberhasilan program ini.
Syauqie akan memfasilitasi kebutuhan anggaran dan kebijakan pendukung untuk mempercepat implementasi program cetak sawah dan peningkatan produksi jagung.
Dalam rapat tersebut, Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, menyampaikan rencana besar untuk mencetak sawah baru dan mengembangkan jagung sebagai bagian dari upaya mencapai target swasembada pangan tahun 2025. “Dengan kerja sama semua pihak, kita optimistis target swasembada pangan dapat tercapai,” ungkapnya.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk masyarakat, pemerintah daerah, dan DPR RI. Dukungan penuh dari DPR RI diharapkan dapat mempercepat realisasi program ini, sehingga memberikan dampak signifikan terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.
Target Program: Potensi Pertanian yang Besar Pemerintah Indonesia menargetkan mencetak sawah seluas 2,2 juta hektare pada tahun 2025, dan Kalimantan Tengah menjadi salah satu provinsi utama yang berkontribusi.
Dengan potensi lahan pertanian seluas 930.640 hektare, Kalteng menargetkan cetak sawah seluas 150.000 hektare pada tahap awal. Setelah dilakukan Survei Investigasi dan Desain oleh tim dari berbagai universitas, lahan yang layak untuk dicetak sawah mencapai 102.000 hektare.
Selain itu, pengembangan jagung di Kalteng juga memiliki prospek besar dengan target luas tanam mencapai 207.655,44 hektare di lahan perkebunan dan lahan kering.
Baca Juga
Siapkah Kalteng Jadi Lumbung Pangan Nasional?
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memenuhi kebutuhan pangan nasional. Dukungan DPR RI terhadap program ini menunjukkan pentingnya peran legislatif dalam memperkuat sektor pertanian.
Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan program cetak sawah dan swasembada jagung tidak hanya menjadi solusi untuk ketahanan pangan nasional tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah. “Langkah ini menjadi momentum bagi kita untuk mengoptimalkan potensi daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” pungkas Muhammad Syauqie dalam rapat tersebut. (R1)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
3.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Pemprov Kalteng
Siapkah Kalteng Jadi Lumbung Pangan Nasional?
Nasional
Ikhtiar Anak Muda: Brigade Pangan Rembuk Pemuda Panen Raya Padi di Dadahup
Kalimantan Tengah
Aliansi Gerakan September Hitam Desak DPRD Kalteng Tindaklanjuti Aspirasi, Tolak Difasilitasi ke DPR RI
Kalimantan Tengah