Pemprov Kalteng Fokus Pada Kuliah Gratis, Program Beasiswa TABE Akan Dievaluasi
ADMIN VOX MERDEKA
05 Maret 2025, 17:17 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 21:08 WIB
PALANGKA RAYA - Program Beasiswa Tabungan Berkah (TABE) yang sebelumnya digagas pada tahun 2024 oleh Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2016-2021 dan 2021-2025, H.
Sugianto Sabran, akan dievaluasi untuk meningkatkan efektivitasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng di bawah kepemimpinan Gubernur H.Agustiar Sabran kini lebih memprioritaskan program kuliah gratis yang dinilai lebih tepat sasaran. Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan bahwa program Beasiswa TABE telah banyak mendapatkan masukan dan evaluasi dari mahasiswa serta masyarakat.
Evaluasi ini akan menjadi acuan bagi Pemprov dalam mengambil kebijakan ke depan. "Beasiswa TABE tentu banyak sekali evaluasi. Kemarin mahasiswa juga banyak memberikan masukan, jadi hal tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi kita supaya hal-hal yang kurang optimal atau kurang memuaskan bisa kita perbaiki," ujar Reza saat diwawancarai usai mengikuti Rapat Paripurna Ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025 di Palangka Raya, Rabu 5 Maret 2025.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Menurutnya, dibandingkan dengan Beasiswa TABE, program kuliah gratis yang diusung Gubernur Agustiar lebih tepat sasaran karena langsung memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. "Dan yang pasti untuk program kuliah gratis itu akan lebih tepat sasaran dan akan mendukung juga sejalan dengan kebijakan Agustiar dalam menciptakan satu sarjana di setiap rumah tangga.
Itu minimal harus kita laksanakan," tambahnya. Pemerintah Provinsi Kalteng akan melakukan kajian mendalam terkait sistem pelaksanaan kuliah gratis agar bisa berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan kendala seperti yang terjadi pada beberapa program sebelumnya. "Evaluasi ini akan memastikan bahwa program yang kita jalankan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kalteng," katanya.
Baca Juga
Di Tengah Kabut Asap, Kelas Digital Huma Betang Jadi Pusat Pantau Pendidikan Kalteng
Sementara itu, pihak Disdik Kalteng masih menunggu arahan lebih lanjut dari Gubernur Agustiar terkait implementasi dan teknis pelaksanaan program kuliah gratis tersebut.
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
3.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Olahraga & Pendidikan
Di Tengah Kabut Asap, Kelas Digital Huma Betang Jadi Pusat Pantau Pendidikan Kalteng
Olahraga & Pendidikan
Bupati Sukamara Masduki :Fasilitas Pendidikan Lengkap, Pelajar Kalbar Pilih Bersekolah di Kalteng
Olahraga & Pendidikan
Tiga Tokoh Penting Kalteng Tinjau Sekolah Perbatasan di Sukamara, Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Digitalisasi
Olahraga & Pendidikan