Hari Ini! Mahasiswa di Palangka Raya Akan Demo di Kantor DPRD Kalteng
Sorot Efisiensi Anggaran, MBG Hingga Dana Pendidikan
ADMIN VOX MERDEKA
19 Februari 2025, 09:05 WIB · Diperbarui 10 Oktober 2026 03:21 WIB
PALANGKA RAYA - Mahasiswa Palangka Raya Kalimantan Tengah (Kalteng) akan melaksanakan aksi demo.
Aksi demo ini sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Aksi demo rencananya berlangsung hari ini, Rabu (19/2/2025) siang WIB.Rencananya aksi akan berlangsung sekira pukul 12.00 WIB di Kantor DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng). Presiden BEM Universitas Palangka Raya (UPR), David Benedictus Situmorang mengatakan, mahasiswa akan menyuarakan keresahan atas kebijakan-kebijakan yang dibuat hari ini. "Kita menyampaikan keresahan atas kebijakan yang dibuat oleh rezim prabowo gibran hari ini, efisiensi katanya namun melantik jajaran baru," kata David.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
David menyoroti berbagai kebijakan kontroversial di masa pemerintahan Prabowo-Gibran. Kebijakan ini dimulai dari pemangkasan anggaran pendidikan hingga hak dosen tidak dipenuhi. "Dan banyak lagi permasalahan lainnya yang rezim hari ini buat," ujarnya.
David menegaskan, ia bersama mahasiswa yang tergabung dengan Gerakan Mahasiswa Jenuh Kalimantan Tengah siap untuk turun ke jalan menyuarakan keresahan kepada pemangku kebijakan.
Aksi kali ini juga menggaungkan tagar 'Indonesia Gelap' dan 'Darurat Pendidikan'. Sebagai informasi, di daerah lain juga telah melakukan aksi protes terhadap kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran dengan menggunakan tagar yang sama yakni 'Indonesia Gelap', satu di antaranya di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (17/2/2025) kemarin.
Baca Juga
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Dilansir dari Tribunnews.com, demo tersebut berlangsung hingga menjelang malam. Koordinator Aksi BEM UI, Muhammad Rafid Naufal Abrar mengatakan aksi turun ke jalan ini dilakukan dalam rangka meminta pertanggungjawaban pemerintah mengenai situasi negara yang memburuk.
Kondisi itu disebut disebabkan oleh berbagai permasalahan yang terjadi, akibat tindakan sewenang-wenang pemerintah. (R1)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
4.3 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Palangka Raya
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Palangka Raya
Empat Tuntutan Aliansi Masyarakat Resah ke Pertamina soal Krisis BBM Kalteng
Kalimantan Tengah
Aliansi Gerakan Pemuda Melawan Korporasi Siapkan Aksi Jilid III, Desak APH Tindak Tegas Korporasi di Kalteng
Kalimantan Tengah